Tuesday My Movie

Burlesque

Personally, Burlesque is sort of reminding me at Moulin rouge and Coyote ugly. This is a musical movie like Moulin Rouge, with story line that similar to Coyote.

Story begins with Ali who decided to move to a big city with so less money. She thought that the time has come for her to pursue a singer career.

Arrived in the big city, singer’s career doesn’t pick her up.. she was stuck in a night club named BURLESQUE. She need to pay to get into the club with her so less money. But she didn’t regret it, because she felt so amazingly shocking.. she fell in love with the dance, choreo and everything that goes on the stage.

She talked to Jack, a bartender whose also a musician in the club and with high confidence, she approach Tess ~ the owner club to give her a shot. She kept saying things, but everyone ignore her including Tess.

She did not give up, she decided to be a waitress in the club. But one day she went home just to see that all her things in the house have been robbed. She moved out and stay with Jack, her only friend. His eyeliner looks so gay but what a surprise for Ali when he mentioned his fiancee named Natalie.

Short Story, Ali got a chance to slip on the audition stage, when Tess complained about no convincing auditioner that day to Sean, a fashion stylist in burlesque. Tess really need to find someone to replace one of the dancers who is pregnant. Ali give a shot, Tess wasn’t impressed at all but at the end she gave her the chance for the sake of her insisting words.

One of Burlesque sweetheart, Nikki (potraited by Kristen Bell) who often acted arbitrarily began to feel threatened by the presence of Ali in this group. She turned off the music when the time has turn for Ali to dance and lipsync on the stage. She tried to embarrased Ali, but that moment gave a shot for Ali to show her voices. She is not only a dancers that sing lipsync but she has voice that rocks the entire room.

On the other hand, Tess is having problems with debts. She insisted not to give up BURLESQUE by selling it to Marcus even her ex-husband kept asking her to give up because she would not be able to have that much money in a short time. Marcus, a successful businessman who was close to Nikki and later show his interest in Ali. He did not even hesitate to send a beautiful shoe for Ali.

Meanwhile, Jack and Ali began to have a crush on each other. They aware that each other have a strong magnet, but Jack understand his position as a fiancee for Natalie. In fact, They stayed in one roof, but Jack never tried to build up anything with Ali. He genuinly understand that they are not more than just friends, but he was jealous of all the attention that Marcus gave to Ali.

Jack has this continual fight with his fiancee, Natalie, who always refused to return to your city because of the work she had. And suddenly, they broke up… The time has come for Ali and Jack to open their heart for each other,

Ali’s career is getting bright, newspaper recognized her while Jack was trapped with a song writing that he never complete.
Suddenly, Natalie is back and angry, Jack and Ali broke up. But later on, Jack notice that he does not want to lose Ali… so he returned to find Ali.

However, Ali remained as friends with Marcus. But after knowing Marcus’s plan with buildings on the entire area around the club, Ali was very angry. She came to Tess and together they seek the help of a condo owner at the opposite of their nightclub. Tess said that his Condo is in danger, ready to be razed to the ground if he refused to help BURLESQUE. They told him that Marcus has a plan with his own buildings.

Finally, Ali was singing Jack’s brilliant song with another dancer on a stage that ecorated with BURLESQUE.

***

Covernya menarik…. Dua nama besar yang diusung juga menarik…. Mendengar promosi dari rekan kantorku, aku jadi tambah tertarik untuk menonton filmnya di bioskop.

Awalnya, aku berencana menonton film ini sendirian sambil menunggu jam menonton bersama The Tourists dengan teman-teman yang lain. Bagaimanapun, aku terlalu malas untuk pulang ke rumah mengingat aku akan kembali lagi ke bioskop demi mengejar tiket film yang sudah kubeli tiga jam kemudian.

Ternyata Maria urung pulang, Ia memutuskan untuk membeli tiket film yang sama, pada jam yang sama.. sebagian besar kursi sudah terisi, anehnya kursi disampingku masih kosong melompong. Padahal aku memilih sudut yang paling nyaman dan strategis, secara aku membelinya lebih dulu saat cinemanya baru menjual sedikit tiket ke pasaran. Mungkin apa yang menurutku nyaman, tidak begitu rupanya buat orang lain.. πŸ˜‰

Burlesque menggabungkan kekuatan musikal Moulin Rouge dan jalan cerita Coyote Ugly. Kedua film ini telah lebih dulu bersinar, dan Burlesque merupakan pilihan tepat untuk disajikan setelah lepas tahun tahun penayangan kedua film tersebut.

Cerita dimulai dengan perjalanan hidup Ali yang diperankan Christina Aguilera. Ia memutuskan untuk pindah ke kota besar demi karir menyanyinya. Sesampainya di kota besar, bukan karir menyanyi yang menjemput malah ia terdampar disebuah klub malam bernama Burlesque. Ia jatuh cinta dengan nyanyian dan semua komposisi tarian yang terjadi diatas panggung. Inilah yang membuat Burlesque berbeda dari klab malam yang lain… Dengan percaya diri yang teramat sangat, ia memberanikan diri melamar menjadi salah satu dari mereka kepada Tess (Cher(, si pemilik klub malam. Ocehannya tidak mendapat gubrisan siapapun disana. Ia dianggap sebagai omong kosong.

Tidak menyerah, ia memulainya dari posisi sebagai waitress di Burlesque dengan mendekati Jack, seorang bartender dengan eyeliner hitam yang juga pemain musik di klub tersebut. Singkat cerita, Ali mendapat sebuah kesempatan menyelip di panggung audisi, ketika Tess sedang mengeluh pada Sean, penata busana di Burlesque. Memang tidak seorang pun yang mengikuti audisi tampil cukup meyakinkan untuk menggantikan salah satu penari yang sedang hamil. Tarian Ali juga tampak tidak menggiurkan, namun karena ia bersikeras akan berusaha, Tess menerimanya.

Anak kesayangan Burlesque, Nikki (diperankan Kristen Bell) yang sering bertingkah seenaknya mulai merasa terancam dengan kehadiran Ali di kelompok mereka. Ia berusaha mempermalukan Ali dengan mematikan musik sewaktu tiba giliran Ali menyanyi di panggung. Namun justru moment itu menjadi kesempatan bagi Ali untuk mempertontonkan suara merdunya, ia tidak hanya sekadar penari panggung yang bernyanyi Lipsync tetapi juga memiliki suara yang mampu menggetarkan seluruh ruangan.

Tess yang sedang mengalami masalah hutang yang menumpuk, tetap bersikeras tidak menyerah dengan menjual Burlesque kepada Marcus meski mantan suaminya terus memintanya menyerah karena ia tidak mungkin mengumpulkan uang sebanyak itu dalam waktu yang singkat.

Sementara itu, Jack dan Ali mulai saling menyukai. Mereka menyadari keberadaan satu sama lain memiliki magnet yang kuat, tetapi Jack tetap ingin setia pada tunangannya, Natalie. Selama mereka tinggal didalam satu atap, Jack tidak pernah menggubris Ali lebih daripada sekadar teman, namun ia merasa cemburu dengan perhatian yang diberikan Marcus kepada Ali. Marcus, pengusaha sukses yang mengingini Burlesque dan sebelumnya mendekati Nikki ini mulai menunjukkan ketertarikan pada Ali tanpa malu malu, ia bahkan tidak sungkan untuk mengirimkan hadiah sepatu cantik ke ruangan make up para penari.

Singkat cerita, Jack terus bertengkar dengan kekasihnya, Natalie, yang selalu menolak pulang ke kota mereka karena urusan pekerjaan. Mereka ribut besar dan Jack memutuskan hubungan. Kesempatan terbuka lebar, Ali dan Jack langsung membuka hati satu sama lain, setelah mengabaikan getaran diantara mereka sekian lama. Karir Ali semakin menanjak, ia masuk ke Koran sementara Jack masih stuck dengan sebuah lagu yang tidak habis habis diciptakannya.

Kehadiran Natalie secara mendadak, membubarkan hubungan Jack dengan Ali untuk sementara. Jack menyadari bahwa ia tidak ingin kehilangan Ali.. dan ia kembali mengejar Ali. Ali memilih Jack dibanding Marcus meski sebelumnya ia sempat merasa ragu karena insiden Natalie memergoki mereka tidur bersama.

Meski demikian, Ali tetap berteman dengan Marcus. Namun setelah mengetahui rencana Marcus dengan gedung gedung tingginya yang akan dibangun dan menghancurkan seluruh daerah disekitar klub Burlesque merata dengan tanah, Ali marah besar. Ia mendatangi Tess dan bersama mereka meminta pertolongan seorang pemilik condominium di seberang klub malam mereka, dengan mengatakan bahwa Condonya juga akan rata dengan tanah jika ia tidak menolong Burlesque karena Marcus punya rencana dengan gedung gedung tingginya.

Akhirnya, tentu saja Ali bernyanyi di panggung gemerlapan lagu ciptaan Jack bersama dengan penari penari lainnya dengan panggung berhiaskan huruf B U R L E S Q U E..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s