Tuesday My Movie

The Mechanic

Seperti film film pembunuh bayaran yang udah keluar sebelumnya, ceritanya gak beda jauh. Tapi aku suka Jason Statham, dia keren banget so aku gak melewatkan untuk nonton film ini tentunya.

Cerita dimulai dari Arthur Bishop, seorang Mechanic (pembunuh bayaran) dari sebuah organisasi yang belum pernah gagal membunuh targetnya. Ia tidak menjalani hidup penuh romantisme seperti James Bond dan terbiasa tidur dengan wanita bayaran. Ia pergi dari satu tempat ke tempat lainnya, rumahnya terletak di tengah tengah hutan dan sulit dijangkau. Ia hanya punya dua teman, seorang tua penjaga kapal berkulit gelap dan seorang tua lainnya yang mendidiknya dari awal untuk menjadi The Mechanic.

Tugas terberat yang diterima Bishop ialah ketika ia harus membunuh salah satu temannya itu, seorang tua yang melatihnya menjadi kuat dan cekatan. Pria ini menjadikannya The Mechanic, dan Bishop sudah dianggapnya bagai anak sendiri karena si pria tua ini merasa kecewa dengan anaknya yang tidak jelas jalan hidupnya. Pria ini mengizinkan Bishop membunuhnya, karena jikalau Bishop tidak membunuhnya orang lain akan membunuhnya karena organisasi telah memutuskan ia harus mati.

Pembunuhan itu terjadi seakan seperti sebuah perampokan mobil, Bishop tidak bisa menahan perasaannya namun tetap harus merasa tenang saat seorang anak muda, anak dari si tua, Steve, datang padanya. Steve tidak habis pikir bagaimana ada orang yang tega membunuh ayahnya.

Perjalanan di mulai, Steve belajar menjadi The Mechanic dari Bishop. Beberapa kasus dilewati mereka bersama, Steve tidak puas kalau ia tidak bisa menghajar si korban dengan kekerasan fisik dan membuat kematiannya terasa wajar begitu saja.

Suatu hari, Organisasi mendadak menjadikan Bishop target pembunuhan berikutnya. Bishop merasa terkejut melihat teman satu satunya, si penjaga kapal, dibunuh dengan sadis. Di saat yang sama, Steve menemukan pistol ayahnya disalah satu box di bengkel Bishop. Ia terkejut, dan menyadari bahwa Bishop lah yang membunuh ayahnya dan perampokan mobil itu hanyalah kiasan. Tanpa ingin membuat Bishop curiga, ia menurut saja dengan semua yang dikatakan Bishop termasuk membunuh pimpinan organsasi mereka.

Sesudah semuanya di bereskan, Steve mendapat kesempatan untuk keluar dari mobil Bishop di tempat pengisian Bensin.
Bishop menyadari ada yang aneh dengan Steve dan sempat melihat sebuah pistol yang tidak asing diselipkan pada celana Steve. Ia keluar dari mobil sebelum sebuah tembakan meletus dari pistol Steve, mengakibatkan mobil dan pom bensin meledak dengan hebatnya.

Steve pulang ke rumah Arthur Bishop dan meledakkan rumahnya, tidak mengambil apapun kecuali sebuah mobil antik yang dirawat dengan baik oleh Bishop. Ia menyetir keluar garasi dengan percaya diri, sampai ia menyadari kehadiran sebuah notes kecil di mobil bertuliskan, ‘saat kau membaca notes ini, kau akan segera mati Steve.’

Tidak ada kesempatan bagi Steve untuk melarikan diri, ia meledak bersama mobil antik Bishop. Bishop melenggang dengan enteng dari tempat persembunyiannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s