Sunday Service

Terima Pemulihan, Perbaikan dan Pengembalian dari Kehilangan/Kerugian di Masa Lalu (Restoration For Your Losses)

Ini terjemahan dari catatan kotbah pada 11 January 2015 lalu, di New Creation Church oleh Ps Joseph Prince yang ditulis dengan gaya saya sendiri. 🙂 Judulnya sudah saya update begitu saya melihat CDnya dirilis minggu lalu.

Part 1

Setiap orang diberikan kelebihan yang mungkin berbeda antara seorang dengan yang lainnyaDidalam hidupmu, kamu mungkin pernah bertemu A yang berjiwa pemimpin, B yang luar biasa baik hati, C yang murah hati dan seterusnya. Tuhan Yesus kita, memiliki porsi yang tepat untuk semua kelebihan yang dimilikinya.

Ia lemah lembut namun tidak lemah, Ia justru tegas.

Ia baik dan bergaul dengan siapa saja, namun Ia punya kekuatan untuk tidak hidup dibawah hawa nafsu.

Ia bersemangat dalam Tuhan, namun tidak fanatik.

Ia sempurna dan indah secara keseluruhan, dilihat dari segi manapun.

1 Yohanes 3:20 sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu.

1 Yakobus 2:10-13  sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.  Sebab Ia yang mengatakan: “Jangan berzinah “, Ia mengatakan juga: “Jangan membunuh j “. Jadi jika kamu tidak berzinah tetapi membunuh, maka kamu menjadi pelanggar hukum juga. Berkatalah dan berlakulah seperti orang-orang yang akan dihakimi oleh hukum yang memerdekakan orang. Sebab penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelas kasihan. Tetapi belas kasihan akan menang atas penghakiman.

Saya mengutip 4 paragraf dibawah ini dari sebuah buku berjudul The Chains:

Membaca hal diatas, jelas hukumnya kalau melanggar satu; sama dengan melanggar semua hukum Tuhan.
  • Hukum Tuhan itu menggambarkan level Kekudusan dan Kesempurnaan Tuhan.
  • Hukum Tuhan itu juga yang menunjukkan kepada kita ketidaksempurnaan kita sebagai manusia; karena kita tidak pernah benar-benar bisa menjalani hukum itu dengan sempurna. 
Pernahkah kamu berhasil menjalani semua hukum Tuhan itu dengan kebersihan “pikiran, perasaan & perbuatan luar dan dalam, sengaja & tidak sengaja, setiap detik didalam hidupmu? 
IA tahu tidak ada seorangpun yang bisa melakukannya, sehingga IA harus mengirimkan seorang penebus untuk menolong kita. Tuhan menghukum tubuh Yesus di kayu salib, untuk dosa-dosa kita. 

Oleh sebab itu, maka Ia tidak lagi menyalahkan atau mengutuk anda dan saya untuk setiap kesalahan yang kita perbuat di zaman ini. Kalau IA melakukannya  maka IA telah berlaku tidak benar, sebab kesalahan-kesalahan itu telah dihukum di tubuh Yesus yang digantung di kayu salib 2000 tahun lalu; darahNya telah dicurahkan untuk pengampunan dosa kita. Ibrani 9:22 dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan

Apakah itu artinya kita bebas berbuat dosa apapun karena semuanya telah diampuni? (Roma 6:15) Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!

Adalah sebuah kebodohan untuk berpikir demikian, karena kita sudah diampuni dari dosa-dosa yang ujungnya maut, lalu kita melanjutkan hidup dalam dosa-dosa lagi? Kita sudah mati terhadap dosa-dosa; yang artinya kita tidak melanjutkan hidup kita dengan sengaja hidup dalam dosa-dosa tersebut, namun kita hidup bagi Tuhan. (Roma 6:11) Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus. (Efesus 4:24) dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Part 2

Sebuah video diputar di kebaktian hari ini, yang telah kami saksikan sejak beberapa waktu lalu. Saksikan videonya disini (http://tinyurl.com/orhevc9)

Video ini menggambarkan seorang berdosa yang membawa seekor domba yang tidak bercacat cela kepada Imam. Imam memeriksa domba tersebut; memastikan tidak ada cacat pada tubuh si domba. Kemudian si pendosa mentransfer dosanya kepada si domba yang polos tak berdosa, sementara domba mentransfer keluguan dan kemurniannya yang belum tercampur dosa kepada si pendosa. Akhirnya domba ini pun disembelih sebagai korban penebus dosa.

Yesus adalah domba itu. Kita telah memindahkan semua dosa kita kepadaNya sementara Yesus memindahkan kemurnian dan kesucianNya kepada kita, sebelum Ia disembelih (menjadi korban) di kayu salib itu. 

Istilah persembahan korban di kitab imamatjuga berarti (DRAW NEAR) untuk mendekat kepada Tuhanjika ditelusuri dari asal katanya.

Part 3

Tuhan suka mendengar apa yang hendak kau katakan mengenai anakNya. Kau mungkin berkata bahwa kamu tidak pintar berkata-kata, namun Ia suka mendengar versi kamu sendiri tentang Yesus. Ia suka mendengar pujian yang hendak kau utarakan mengenai anakNya.

Kalau kau tidak bisa membayangkan perasaan Tuhan mendengar apa yang hendak kau sampaikan, dengar ilustrasi berikut:

Seseorang mengirimkan kartu Hallmark kepada saya. Saya merasa senang menerima kartu yang bagus dan mahal ini. 

Kemudian anak saya yang baru belajar menulis, menulis di selembar kertas “I lev u” lalu memberikannya kepada saya. Perasaan bahagia yang diterima sewaktu menerima lembaran kertas dari anak saya itu, menggambarkan perasaan Tuhan mendengar langsung darimu hal yang hendak kau katakan.

Penghargaan saya terhadap selembar kertas itu begitu tinggi, hingga melebihi kartu hallmark yang saya terima sebelumnya.

Part 4

Pada dasarnya kamu ingin hidup sejahtera. Kamu mungkin tidak menginginkan uang banyak sekali, tetapi kamu menginginkan apa yang uang bisa sediakan untuk kamu. Kamu menginginkan keamanan dan kesejahteraan.

Tuhan juga menginginkanmu untuk hidup dalam kesejahteraan. (Yohanes 10:10) Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. 

Tetapi gaya Tuhan setiap kali ialah mensejahterakankamu dari dalam, baru keluar. Karena tidak ada gunanya memiliki begitu banyak uang di bank sementara didalam kekhawatiran dan stress mengelilingi batinmu.

Bukan kita yang mengusahakannya jantung kita berdetak setiap hari, hal itu pun Tuhan yang mengaturnya. (Ayub 12:10) bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia?

Ada cerita mengenai seorang petani yang menemukan seluruh lahannya habis terbakar. Ia menemukan seekor ayam betina melebarkan sayapnya dan mati terbakar, sementara di balik sayapnya tersebut anak-anak ayam yang berlindung padanya tetap hidup. Sampai disitulah level yang diperbuat Tuhan Yesus untuk kita.

Part 5

Saya bertemu dengan seorang jemaat wanita di mall sewaktu saya sedang berjalan-jalan dengan istri saya. Wanita ini berkata bahwa ia hendak bercerita sebentar mengenai apa yang terjadi dalam hidupnya dua tahun belakangan ini. Berikut kesaksiannya:

Dua tahun lalu, suami saya kehilangan pekerjaan, sementara saya sendiri tidak bekerja. Saya sudah mejadi ibu rumah tangga purna waktu kala itu. Kami hidup dari tabungan kami, hari lepas hari. Ketika kejadian itu menimpa suami saya, gereja kita sedang mengumpulkan dana pembangunan yang disebut dengan nama Miracle Seed Sunday, 2012 (Muzijat dari Menabur Benih di Hari Minggu). Hati saya merasa tergerak untuk ikut menabur, Saya membuka dompet dan menemukan uang sebesar $60 di dompet. Saya berencana memberikan $10 dan menggunakan sisanya untuk makan dengan keluarga sepulang gereja.

Namun karena gerakan usher yang begitu cepat di gereja kita, kantong persembahan itu sudah berada dihadapan saya dalam beberapa saat saja. Saya terburu buru meraih lembaran uang dari dompet dan mengambil selembar $50. Jujur, saya sempat berpikir untuk menaruhnya kembali dan mengambil lembaran $10, namun saya berubah pikiran dan menaruh $50 tersebut kedalam kantung persembahan.

Dalam 1.5 tahun ini perubahan besar terjadi di keluarga saya. Beberapa bulan setelah Miracle Seed Sunday, suami saya mendapatkan pekerjaan dan posisi yang cukup baik, kami pun jadi bisa meningkatkan kualitas hidup kami dengan membeli rumah baru dan mobil baru, sementara saya tetap bisa menjadi ibu rumah tangga purna waktu. Mujizat.

Part 6

Tuhan tidak akan memaksakan kehendakNya terhadapmu. IA menghargai kebebasanmu memilih, karena manusia bukan robot. Tapi, apa yang Tuhan mau kita lakukan? IA mau kita tinggal tenang dan membiarkan Tuhan yang bekerja bagi kita.

Setiap hari memiliki kesusahannya sendiri, kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. (Matius 6:34) Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besokkarena hari besok mempunyai kesusahannya sendiriKesusahan sehari cukuplah untuk sehari.

Matius 6:11 berkata Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya Didalam alkitab bahasa inggris, ‘makanan’ ini diungkapkan dengan kata ‘Daily bread, roti harian. Bukan roti bulanan. IA mau kita bergantung padaNya setiap hari.

Tidak ada tempat yang lebih aman di dunia kecuali bernaung didalam kasihNya kepada kita. Menyadari kasihNya yang dalam terhadap kita, kita boleh merasa aman. Setiap hari IA memberikan kasih karuniaNya bagi kita, kasih karunia yang cukup untuk menghadapi hari itu. 

Saya menyukai sebuah kalimat yang pernah dikatakan Abraham Lincoln, Hal terbaik dari ‘masa depan’ ialah ia datang hari demi hariThe best thing about the future is that it comes one day at a time.

Part 7

Sekarang saya hendak menjelaskan tentang (Matius 5:39) Tetapi Aku berkata kepadamuJanganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamumelainkan siapapun yang menampar pipi kananmuberilah juga kepadanya pipi kirimu. 

Kebanyakan orang di masa itu menggunakan tangan kanan dibanding kidal. Kalau seseorang menampar dengan tangan kanan bukankah itu seharusnya mengenai pipi kiri? Namun ayat ini berkata, jika ditampar pipi kananmu, yang berarti seseorang menampar dari arah sebaliknya dengan punggung tangan dan bukan telapak tangan. Yesus berkata demikian supaya murid-muridNya mengakhiri penghinaan dan perkelahian itu, meski setiap orang bisa menampar balik orang yang pertama menamparnya, tapi jadilah berbeda. Putuskan untuk menjadi berbeda. Mungkin untuk pertama kalinya dalam hidup si penampar, seseorang tidak bereaksi dengan tindakan yang dilakukan penampar namun menampilkan sikap yang berbeda terhadapnya.

Jangan lupakan identitasmu, sebagai anak Allah yang maha tinggi.

Jangan lupa engkau adalah batu permata yang berharga, bukan batu-batu biasa.

Reaksimu berbeda dengan kenyataan pada umumnya.

Part 8

Ketika saya sedang makan sendirian di sebuah tempat makan yang menyediakan banyak gerai-gerai makanan, seseorang datang menghampiri saya dengan membawa segerombolan gantungan kunci. Sebelum saya sempat berkata apa-apa, ia berkata “Saya bukan ingin menjual gantungan kunci ini. Saya hanya mau berbincang sebentar dengan anda, karena beberapa waktu lalu seseorang mengajak saya ke gereja anda.”

Singkat cerita, pria ini belum lama keluar dari penjara. Ia dipenjara karena perampokan yang pernah dilakukannya di masa lalu. Kami berbincang dan saya kemudian bertanya, “Apa perbedaan dirimu dengan saya?”

Ia tercengang dengan pertanyaan saya, ia merasa kami berdua sungguh berbeda.

Saya menyanggah hal tersebut dan berkata, “Kamu dan saya, tidak ada bedanya. Jika kita semua diukur kemurniannya dari hati dan pikiran, rasanya kesalahan yang pernah saya buat dalam hidup saya juga sama besarnya dengan anda. Yang membuat berbeda ialah kasih karunia Tuhan dalam hidup sayaSelama kamu melihat ke kekuranganmu atau kelebihanmu, kamu akan terus terperosok. Berhenti melihat ke diri sendiri, berhenti melihat kekurangan dan kelebihan kita, dan mulailah melihat Yesus. Arahkan pandanganmu kepada Yesus.

Saudara-saudara, setiap minggu kita belajar tentang Yesus. Kita belajar melihat Dia, seperti yang dikatakan didalam 1 Yoh 4:17 sebab hidup kita di dunia ini sama seperti hidup Kristus.

Intinya, saya hendak mengingatkan kita semua untuk mendekat kepada Yesus tahun ini.

Saya akan menutup kotbah hari ini dengan cerita Yusuf.

Yusuf dan saudara-saudaranya menggambarkan kisah Yesus dan bangsa Israel. (lengkapnya bisa dibaca disini http://tinyurl.com/m2vjfev)
Yusuf ditolak oleh saudara-saudaranya, statusnya berubah dari anak kesayangan menjadi seorang budak hingga di penjara, namun Tuhan besertanya dan membuatnya berhasil dan beruntung hingga ia memiliki kekayaan dan kekuasaan yang sangat besar di tanah mesir. (Kejadian 45:4-5) Lalu kata Yusuf kepada saudara-saudaranya itu: “Marilah dekat-dekat.” Maka mendekatlah mereka. Katanya lagi: “Akulah Yusuf, saudaramu, yang kamu jual ke Mesir. Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu.

Jika kita lanjut membaca ke Kejadian 45:10 Engkau akan tinggal di tanah Gosyen dan akan dekat kepadaku, engkau serta anak dan cucumu, kambing domba dan lembu sapimu dan segala milikmu. Gosyen ini berarti mendekat kepada Tuhan jika ditelusuri dari asal katanya. Tahun ini, Tuhan ingin kau dan orang yang kau kasihi mendekat kepada Tuhan. Melihat kepadaNya setiap hari. Ia mengasihimu. Semangat!

Baca ulasan mengenai jika ditampar pipi kananmu, berikan pipi kirimu disini: http://tinyurl.com/lu433tc

Advertisements

2 thoughts on “Terima Pemulihan, Perbaikan dan Pengembalian dari Kehilangan/Kerugian di Masa Lalu (Restoration For Your Losses)

  1. udah ak baca, bagus, kesimpulannya klw ak tulis disini kepanjangan. klw blog nya ak pasang di pp Gak pa2 kan Jadi yg liat ak kan bisa buka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s