Sunday Service

Menjalani Hidup dikasihi oleh Gembala yang baik

(Yohanes 10:7-11) Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. 

Sheepograhy @ Tumblr
Picture Credit to Sheepography at Tumblr

Semua hal yang mencuri sukacita kita, damai sejahtera kita, bahkan hubungan kita, tidak berasal dari Tuhan. Iblis lah yang datang untuk mencuri. Dijelaskan lewat ayat diatas bahwa Tuhan ingin kita untuk hidup dalam kelimpahan, Tuhan mau supaya kita menikmati hidup kita dan semua yang telah diciptakan dan disediakan olehNya.

Tuhan adalah gembala yang baik yang menyerahkan hidupNya untuk domba-dombaNya. Mujizatnya pun masih terjadi sampai sekarang.

Kalau kedua hal tersebut terasa terlalu baik untuk jadi kenyataan, maka apakah menggabungkannya demikian lebih tepat: “Tuhan adalah gembalaku, maka iblis dapat datang mencuri, membunuh dan membinasakan aku.”?? (Bukankah kalimat terakhir ini justru lebih salah?)

(3 Yohanes 1:2) Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.

Saya percaya bahwa tentunya perkataan Tuhan adalah kemauanNya Tuhan juga. Tuhan mau kita hidup dengan keremajaan yang diperbaharui untuk selamanya, selamanya sehat dan kuat. Tetapi Tuhanpun tidak akan memaksakan hal itu kedalam hidup kita. Kita berdoa untuk kesehatan yang sempurna bermanifestasi dalam hidup kita. Dan hal itu lah yang akan terjadi!

Daniel adalah seorang nabi. Ia mendapatkan visi dan mimpi, bahkan malaikat Gabriel pun menampakkan diri dihadapannya (Daniel 9:21) sementara aku berbicara dalam doa, terbanglah dengan cepat ke arahku Gabriel, dia yang telah kulihat dalam penglihatan yang dahulu itu pada waktu persembahan korban petang hari. Namun ia tetap berdoa dan mempelajari firmanNya, Ia menemukan bahwa Yeremia pernah menyatakan bahwa Israel akan hidup dalam  penjajahan Babilonia selama 70 tahun, dan itu terjadi di generasinya (Daniel 9:2) Pada tahun pertama kerajaannya itu aku, Daniel, memperhatikan dalam kumpulan Kitab jumlah tahun yang menurut firman TUHAN kepada nabi Yeremia akan berlaku atas timbunan puing Yerusalem, yakni tujuh puluh v  tahun. 

Kapan terakhir kamu berdoa untuk suamimu/istrimu/keluargamu soupy ia sehat dan mengalami kepenuhan secara jasmani rohani? Ya, Itu benar, Itu tidak salah, Tuhan menginginkan kita untuk mengalami kepenuhan dalam hidup, karena yang miskin tidak dapat membantu yang miskin dan yang sakit tidak dapat menolong yang sakit.

(Yesaya 53:5-6) Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan  oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Tuhan membenci dosa. Tuhan juga sangat membenci penyakit. Namun Ia mencintai pendosa-pendosa seperti kita ini, sehingga Ia menaruh dosa-dosa dan penyakit-penyakit kita untuk disalibkan diatas tubuh Yesus.

Kita tidak perlu membujuk Tuhan untuk menyembuhkan kita. Yang perlu kita lakukan adalah bertobat, yang berasal dari kata metanoia (perubahan pikiran) terhadap Tuhan.

Baca ilustrasi berikut | A adalah seseorang yang sering digertak serta diancam oleh teman sekelasnya yang bernama B. A memiliki seorang teman, C. C adalah yang seorang yang baik hati namun lemah sehingga tidak pernah dapat menolong A. Sementara itu D, teman sekelas lain, yang bertubuh sama besarnya dengan B, tidak tertarik untuk membela A karena mereka tidak dekat. Jadi, C itu baik tapi tidak cukup hebat sementara D itu hebat hanya tidak cukup baik

Suatu hari kerah baju A sedang diangkat tinggi oleh B, lalu datanglah seorang guru yang disegani oleh seluruh sekolah (dan juga menyukai A sebagai salah satu murid favoritnya), seketika ia datang; B langsung berhenti mengganggu A. Guru ini baik dan mempunyai kekuatan (hebat). Seperti itulah Tuhan, Ia baik dan hebat.

Mengapa Yesus menangis pada hari kematian Lazarus? Karena Yesus tahu bahwa hal itu (kematian) bukan bagian dari rencana Tuhan sejak awalnya. Tidak ada suatu apapun di surga yang menjadi tua dan mati.

Ia membenci kematian. Setiap tetes air mata yang terjatuh karena kehilangan orang yang dikasihi, bukanlah bagian dari rencana awal Tuhan menciptakan manusia.

Tuhan menjadikan semua di dunia ini dan menciptakan manusia belakangan. Ini persis seperti pasangan suami istri yang menyiapkan barang-barang sebelum kelahiran anak pertama mereka.

Tuhan memberikan bumi ini kepada manusia, memberikan kekuasaan buat manusia didunia ini. Namun Adam memberikan kunci ini kepada iblis. Iblis membawa kerusakan dan kehancuran.

Diantara semua personifikasi Tuhan kita, gembala adalah yang paling sering digunakan dari seluruh alkitab (Perjanjian lama dan baru). Rasanya, Ia satu satunya Gembala yang meninggalkan 99 untuk mencari yang 1.

Pertanyaan yang diajukan kepada seekor domba, “Hei, apa kamu sudah menemukan gembalamu?” terasa aneh buat saya. Karena keselamatan (ditemukan) itu adalah mengenai kita menerima keselamatan (ditemukan Tuhan) dan cintaNya. Gembala yang melakukan semua pekerjaanNya.

IA untuk kamu. Kamu berdoa, karena kamu tahu hanya Dia jalan keluar, dan menyadari bahwa Ia mengasihimu sehingga kamu bisa tinggal tenang.

Daud menjadi gembala domba selama bertahun tahun, namun ia sendiri yang menulis kitab Mazmur 23 tentang Tuhan adalah gembala yang baik baginya. Lakukan yang terbaik dalam hidupmu, tetapi jangan tinggal dalam stress melainkan tinggal tenang. Ia adalah gembala yang akan mencukupkan semua kebutuhanmu.

Di waktu gereja Tuhan mulai melihat dan mengalami Tuhan sebagai Gembala yang baik, maka hari-hari kesakitan mereka sudah berakhir.

-Gembala yang baik mengawasi aku.

-Di hari dimana aku merasa aku harus melakukan ini dan itu, mengurus ini dan itu, menjadi tulang punggung bertanggung jawab atas seluruh keluargaku, menjaga jalanku sendiri, aku mulai stress lagi lagi.

Satu-satunya penderitaan yang akan kamu alami sebagai orang percaya adalah karena mempertahankan imanmu. Tidak penyakit, dan tidak juga rasa sakit.

Ketika kamu sedang melawan gejala-gejala sakit yang sedang tejadi di tubuhmu, ingat ini: Jangan diombang-ambing dalam kebingungan. Berdoa dan terima kesembuhan itu, perkatakan bahwa Tuhan telah mati demi itu semua. Berdoa demikian adalah sebuah proses.

Kesembuhan diawali dengan melihat Yesus sebagai gembala yang baik.

  • Ia mengenal kita
  • Ia mencari kita
  • Ia menemukan kita
  • Ia mengangkat kita
  • Ia membimbing kita disamping air yang tenang
  • Ia memulihkan dan menyembuhkan jiwa kita

Kita mengizinkan gembala untuk mengangkat kita dan menggendong kita di pundaknya.

Keselamatan tidak lain adalah kesadarakan bahwa kita diselamatkan dan dikasihi.

Kita mulai berjalan dalam hidup secara berbeda ketika:

– Kita menyadari bahwa kita memiliki gembala yang baik, yang lebih tinggi dari kita dan mampu melihat lebih jauh dari kita, dan tidak mungkin melakukan kesalahan

– Kita tidak perlu bertarung sendiri, kita tidak perlu membela mati matian nama baik kita. Sebab Tuhan yang menjadi pembela kita, Ia yang bertarung untuk kita.

– Kita tidak perlu berkelahi untuk membuka pintu jalan keluar itu sendiri.

Ketika Tuhan berbicara, bahkan air keluar dari batu batu mengalir. Ketika Tuhan tidak berbicara, maka memukulnya sampai tangan kita berdarah pun tidak akan mengeluarkan air tersebut dari batu batuan. (Kisah Musa)

Hidup bersandar kepada Tuhan, ketahui bahwa Ia adalah gembala yang baik yang ada di pihak kita. Kita bisa dibilang lebih bebas daripada Free Thinker (Pemikir bebas), karena Tuhan berkata dalam Yohanes 8:36, Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.

Yeremia 23:2-8

Gembala berasal dari kata Raah, yang artinya memberi makan.

Kata Raah (asal kata Gembala) – Hei (asal kata Kasih Karunia) = ra (asal kata Kejahatan)

Benar-benar ajaib Firman Tuhan itu, setiap kata telah dipilih Tuhan dengan sedemikiannya. Ketika kita terus mengisi diri kita dengan kebenaranNya, maka rasa takut, kemiskinan, kekecewaan pun beranjak pergi dan sirna.

Bagaimana kita melihat dunia ini? Mereka membutuhkan kasih, tujuan dan penerimaan bahkan ditempat paling salah sekalipun. Mereka sudah letih.

Kita dipanggil untuk menjadi garam dan terang dunia, mari kita menjadi anak-anakNya yang menunjukkan betapa indahnya dan baiknya Yesus kita!

** Dapatkan wallpaper lucu tentang Gembala kita untuk smartphone kamu hanya di : http://www.sheepography.com/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s