Saturday Diary · Uncategorized

Serba-Serbi Babi di Singapore

Sebagian orang menyebut babi sebagai hewan yang paling jorok dan kotor, namun demikian babi adalah salah satu binatang yang hampir semua bagian tubuhnya bisa dimakan mulai dari kulit, isi perut, daging, kaki, buntut, hidung, lidah, telinga dan lain sebagainya.

Setelah tinggal di kota singa selama lebih dari 5 tahun ini, toh tidak sekalipun kami pernah menyantap daging singa. Kebanyakan, daging babi. Mulai dari nasi babi panggang, mie pangsit babi, bakut teh, kaki babi, bakpao babi, siomay babi dan lain sebagainya.

Kebanyakan teman-teman yang datang berkunjung ke sini selalu bertanya tentang makanan berbabi yang wajib untuk di coba, dan menurut kami ini adalah serba-serbi makanan yang wajib di coba:

  • Bakut (Baikut) Teh

Setelah mencoba sekian banyak tempat makan bakut teh dari timur ke barat, inilah yang paling kami sukai:

Song Fa berada di urutan pertama karena ramuan lada dan sari-sari babi yang paling pas di lidah kami. Sejauh ini, 8 dari 10 saudara/teman-teman yang kami bawa kemari, selalu merindukan makanan ini ketika mereka kembali ke kota masing-masing. Berita terakhir menyebutkan Song Fa telah membuka tiga cabang di Jakarta dan Tangerang.

SERBA_SERBI_BABI_BAKUT_SONGFA
Song Fa Bakut Teh

Ada sebuah kejadian tak terlupakan saat kami makan disini untuk yang ke.. hmm.. mungkin ke duapuluh kalinya.

Karena tidak mau menggunakan tangan untuk memegang tulang daging bakut tersebut, aku harus menggunakan sumpit dan sendok untuk mencabik cabik dagingnya. Saat hendak mengambil potongan daging terakhir, tulang itu terlompat dari mangkok dan jatuh di pangkuan salah satu temanku. Ia berteriak histeris dan langsung membuka kakinya yang rapat sehingga tulang itu jatuh ke tanah dari sela-sela celananya. Teman-teman yang lain tertawa terbahak-bahak sepanjang siang, sementara si korban terus mengomel sambil tak kuasa menahan tawanya. ^^, Maaf

#

Iga babi Founder Bakut Teh di Balestier begitu tersohor, tidak jarang kami harus mengantri lebih dari 30 menit demi mendapatkan tempat duduk di dalam kedai Bakut Teh ini.

SERBA_SERBI_BABI_BAKUT_FOUNDER
Founder Bakut Teh

Sayur asin dan cakwe merupakan teman ideal bakut teh di malam hari. Sebagai orang Indonesia sejati, kami selalu meminta sepiring cabe rawit dan kecap manis untuk mencocol daging bakut yang kami cabik-cabik dengan gigi/sumpit/sendok.

Seperti tempat bakut yang lain, tidak henti-hentinya si pramusaji terus menuangkah teko berisi kuah ke dalam mangkok kami saat mereka melihat mangkoknya mulai kering.

#

Daging bakutnya dimasak lebih keras dibandingkan Song Fa dan Founder, namun rasa kuahnya sama nikmatnya dengan kedua kedai bakut itu. Yah Hwa Bakut Teh merupakan favorit salah satu temanku, karena tidak seramai Song Fa dan Founder namun menawarkan kelezatan yang sebanding.

Sejarah pendek bakut teh yang kudengar dari salah seorang rekan kerjaku di kantor:

Bakut Teh di Singapura berbeda rupanya dengan Bakut Teh di Malaysia. Dahulu kala, banyak orang lokal yang bekerja sebagai kuli membangun kota ini. Mereka membutuhkan banyak tenaga, namun negara kami masih sangat miskin begitupula dengan penduduknya. Kebanyakan istri kuli-kuli ini, akan membeli iga babi di pasar karena harganya lebih murah dibanding daging babi. Mereka pulang lalu merebusnya dengan air, lada dan bawang putih untuk makan malam supaya suami mereka memiliki tenaga untuk bekerja keesokan harinya. Sekarang, ini malah jadi makanan tersohor!

Siapkan kurang lebih $10* untuk semangkok bakut teh, sepiring nasi dan segelas minuman di ketiga tempat tersebut. Pilihan lainnya untuk pencinta bakut teh, Ah Sio Bakut Teh dan Old Street Bakut Teh.

*Harga bisa berubah sewaktu-waktu.

  • Kaki Babi Eng Kee

Kedai di pusat makanan yang menjual Bakut Teh dan Kaki Babi ini sangat popular, antriannya selalu panjang meski si penjual melayani pembeli dengan cepatnya.

SERBA_SERBI_BABI_KAKIBABI
Kaki Babi Eng Kee

Biasanya kami memesan dua piring kaki babi dan sepiring sayur asin untuk empat orang. Karena sepiring kaki babi seharga $5 itu tidak cukup untuk empat orang, kami pernah mencobanya dan berakhir dengan kembali ke antrian panjang tersebut.

  • Bakmi Babi Merah 

Terbiasa dengan bakmi babi di Indonesia membuat ekspektasi kita menjadi tinggi saat mendapati bentuk makanan yang sejenis di kota ini. Tapi sejujurnya, tidak banyak kutemui bakmi yang kelezatannya mendekati bakmi-bakmi di Jakarta.

Sepertinya beberapa orang Indonesia merasa bahagia saat menemukan Bakmi Jia Xiang Sarawak Kuching Kolomee karena rasanya cukup enak dibandingkan dengan toko-toko bakmi lainnya.

Tekstur mie nya kecil dan keriting, dengan potongan babi cincang dan irisan babi merah yang ditata apik diatas bakmi. Kita bisa mengambil kulit babi goreng dari counter sepuasnya, menambah cabe rawit asam cuka disamping sambal balacan yang disiapkan di setiap meja.

Dua orang temanku yang berasal dari Sarawak, berkata bahwa bakmi Sarawak di Bedok lebih mirip dengan bakmi Sarawak aslinya; namun tempatnya lebih sulit dijangkau dibanding dengan merk ini.

Harganya sekitar $6.9 untuk semangkok bakmi, ditambah semangkok kecil pangsit dan udang rebus.

Sambal pedas adalah belahan jiwa bakmi, karena ia hanya membuat bakmi tersebut menjadi tambah lezat. Sebagai orang Indonesia normal yang tumbuh dengan toleransi yang tinggi terhadap cabai, membuat sambal di kedai bakmi Eng’s Noodle House ini menjadi pas di lidah kami.

Letak toko ini cukup jauh dari MRT sehingga para pejalan kaki pun memilih untuk menaiki bus dari MRT terdekat – Bedok/Eunos.

Siapkan $8 untuk semangkok bakmi dan segelas milo dingin.

  • Nasi Babi Merah/Babi Panggang

Hampir semua pusat makanan di kota ini memiliki kedai yang menjual nasi babi panggang-babi merah. Babi panggang dan babi merah masing-masing memiliki penggemar setia, yang membuat kedai ini pasti didatangi pengunjung.

Kedai babi panggang-babi merah terbagi menjadi 3 kalangan, “enak banget”, “so so” dan “ga enak”. Persentase kedai yang menjual enak banget:so so:ga enak sepertinya adalah 1:1:1, sehingga kami terbiasa mengikuti hati nurani ketika melihat babi panggang dan babi merah tergantung di lemari kaca si penjual.

Gambar babi panggang diatas adalah pesanan yang kami buat semata karena melihat gambarnya, dan rasanya memang benar-benar tidak mengecewakan!

Bersiaplah untuk merogoh kocek mulai dari $4 sampai $20 untuk menyantap babi panggang dan babi merah di  kota ini, harga bervariasi tergantung lokasi dan merk/popularitas.

IMG_7001
Babi Panggang di 88 Hong Kong Roast Meat Specialist $4.50 per porsi (foto ini porsi 3 orang)
Advertisements

One thought on “Serba-Serbi Babi di Singapore

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s