Saturday Diary · Uncategorized

Makan 7 kali Sehari di Kota Medan

Hari-1 | Hanya sebentar memejamkan mata, tiba-tiba kami sudah mendarat di Bandara Kualanamu, Medan. Penerbangan dari Singapore menuju Medan hanya memakan waktu satu jam, cepat yah?

Medan terkenal karena makanan-makanannya, sehingga pemberhentian pertama kami tentu saja adalah tempat makan.

Bakmi Akun/Akhun

Setelah melihat Mamun menyantap dengan lahap Bakmi Akun sambil berkata bahwa itu adalah bakmi paling enak yang pernah dia makan di vlog LDP sewaktu mereka bertandang ke Medan, aku telah menargetkan tempat ini untuk dikunjungi waktu aku berada di Medan.

img_4823

Kami berempat memesan dua mangkok bakmi lengkap dengan telur bebek.

Bagaimana rasanya? Aku pernah mencoba bakmi sejenis di Jakarta (Bakmi Lamlo di PIK) dan kuakui Bakmi Akun memang jauh lebih enak, namun sepertinya lidahku masih belum cukup puas.

Untuk pertama kalinya aku mendengar orang-orang di medan menyebut Es Teh Tawar: Padi (Pahit Dingin) dan Es Teh Manis: Mandi (Manis Dingin) sewaktu memesan.

Harga: IDR 58000 untuk 2 mangkok mie (IDR 20K), 2 telor bebek (IDR 10k), 1 mandi (IDR 4k), 1 padi (IDR 4k) and 2 teh tawar (IDR 2k).

Kwetiau Ateng

Setelah menghabiskan Bakmi Akun, kami pergi keseberang untuk mencoba Kwetiau dan Bakmi Ateng. Harganya kurang lebih sama dengan harga kwetiau goreng medan di Jakarta, kusangka harganya akan lebih murah.

img_4831

Kami memesan sepiring kwetiau goreng dan sepiring mie goreng. Aku berharap rasanya akan lebih enak daripada Kwetiau Akang yang merupakan favorit kami di Jakarta. Namun sejujurnya, Kwetiau Akang masih juara jika dibandingkan kwetiau goreng ini. Setelah selesai makan dan memposting foto makanan ini di IG, salah seorang teman T berkata bahwa nasi goreng adalah menu terenak di Kwetiau Ateng. Lain kali? Mungkin?

Harga: IDR 84000 untuk 1 Porsi Kwetiau Ateng and 1 Porsi Bakmi Ateng.

Bakmi Keriting Siantar Jl Singa

Namanya terdengar umum dan terlalu panjang, sehingga kurang meyakinkan namun S berkata bahwa bakmi ini sangat enak dan bahkan lebih enak dari Bakmi Aon/Akun yang tersohor.

img_4838

Sedikit sangsi karena tidak pernah mendengar namanya sekalipun.

Ketika dua mangkok Bakmi itu dihidangkan dihadapanku, rupanya pun tampak biasa saja. Namun sangsi itu bisa ditepis jauh-jauh karena selera makan S ternyata sangat cocok denganku. Tekstur bakminya kenyal, daging gorengnya renyah, rasa bakmi dan sambal dan daging bercampur dengan sempurna sewaktu aku menyeruputnya. Ini baru enakkkkkk, aku tidak keberatan harus kembali kemari di hari hari berikutnya, kataku dalam hati.

Harga: IDR 44000 untuk 2 mangkok mie

Nelayan Seafood Leng Hong Kian

Sambil menunggu R mendarat dari Kota Padang, kami menyantap makanan kecil Leng Hong Kian di Mal Center Point dan mereka bertiga memesan pancake duren yang tidak kusukai.

img_4845

Apa itu Leng Hong Kian? Ia merupakan udang cincang yang di goreng tepung dan disajikan dengan mayonaise. Rasanya enak tentu saja.

Harga: IDR 137720 untuk Chinese Tea IDR 37800, Ebi Ball Mayonaise IDR 55600 dan Pancake Durian IDR 31800

Chasio Afuk (Afoek 88 Asli Sukaraja) Jl Katamso

Sebenarnya kami ingin mengunjungi Chasio Asan, namun R mendarat kurang lebih setengah jam sebelum Chasio Asan tutup (jam 3 tutup) sehingga kami harus memilih tempat makan chasio lainnya. S merekomendasikan Chasio Afuk, dan aku langsung saja percaya bahwa pilihannya tidak salah.

img_4857

Kami memesan 3 porsi babi panggang/babi merah untuk 5 orang. Babi panggang dan Babi merah memiliki penggemar masing masing dimanapun mereka berada, aku menyukai babi panggang di tempat ini karena empuk dan garing. Lagi-lagi Aku tidak keberatan kembali kesini besok, kataku dalam hati.

img_4861

Harga: IDR 219000 untuk 3 porsi babi panggang, 2 Markisa, Es Teh, Barley, Kietna. (Harganya mungkin terbilang mahal karena kami memesan minuman diluar teh panas dan es teh, superti barley, markisa, dan lain lain)

Istana Maimoon

img_4886

Selesai makan, kami berhenti dan masuk ke Istana Maimoon dengan membayar IDR 5000 per orang. Banyaknya orang yang berpakaian daerah membuat kami sempat salah paham dan mengira mereka orang lokal sehingga hampir mengajak mereka berfoto bersama, nyatanya mereka juga turis yang sengaja meminjam baju untuk berfoto didalam. -_-!

dscf9607

Harga: IDR 40000 untuk 6 tiket masuk dan tip sebesar 10000

Sop Sumsum Langsa

Kami menghabiskan hampir 1.5 jam untuk menemukan tempat ini karena peta kota Medan yang memusingkan di Google Maps. Jadi setiap ruko memiliki dua nomor, contohnya 72/51, 53/105, sehingga pencarian kami di Google Maps memberikan hasil yang menyesatkan.

img_4893

Sewaktu dua porsi Sop Sum Sum Langsa dan Semangkok Soto Medan dihidangkan didepan kami, kami tidak tahu apa yang harus kami perbuat. Meletakkan sedotan kedalam lubang tulang itu dan menyeruputnya membuat lidah kami seakan tersiram air mendidih.

img_4895

Mba pelayan toko yang melihat kami kebingungan menghampiri; lalu mengajar kami  memasukan sesendok kuah sop kedalam lubang tulang baru menghirupnya lewat sedotan. Rasanya? Unik, Enak kami menyukainya.

Harga: IDR 163900 untuk 2 Sop Sum Sum Daging (IDR 96000), 1 Soto Ayam (IDR 22k), 1 Nasi Putih (IDR 5k), 5 Perkedel (IDR 15k), Teh Botol+Teh Pahit+Aqua (IDR 11k)

Makanan Pinggir Jalan di Jl Selat Panjang & Jl Semarang

Perutku sudah kenyang meski kami tidak memesan 1 porsi per orang untuk setiap tempat yang kami kunjungi (kami selalu sharing), namun kami ingin menutup hari itu dengan 1 lagi tempat makan.

Kami memesan 3 buah Bakpao dari Toko Bakpao Kacamata yang mengklaim dirinya tidak memiliki cabang dimanapun. Rasanya lumayan enak.

img_4903

Harga: IDR 30000 untuk 1 Bapao Babi Kecap, Bapao Babi Tim, Bapao Ketan Hitam (masing masing IDR 10k)

Setelah menghabiskan bakpao tersebut, kami membeli serabi garing dari pinggir jalan dan yang lain tampak menikmatinya (aku tidak merasa ada yang spesial dari snak ini)

Harga: IDR 15000 untuk 1 bungkus serabi garing

Kami sempat melewati Bakmi Tiong Sim yang dibilang enak namun sudah tidak memiliki selera untuk memakannya karena sudah kenyang. Akhirnya kami berjalan menyusuri Jl Semarang dan memutuskan duduk di salah satu kios makanan.

Baru saja duduk, kami langsung diserbu orang-orang yang membawa buku menu. Kami memesan Sate Padang dan Martabak Piring.

img_4910

Harga: IDR 123000 untuk 1 Kwetiau Goreng Seafood (IDR 35k), 1 Porsi Sate Padang (IDR 30k), 1 terong belanda (IDR 20k), 1 lohan guo (IDR 20k), Aqua (IDR 6k), Mandi (IDR 7k), Padi (IDR 5k)

“There’s always a room for dessert” memang bukan isapan jempol belaka. Aku tidak lagi dapat merasakan enak/tidak enaknya sate padang tersebut namun mendapati martabak piring yang tipis sangat enak.

img_4914

Harga: IDR 29000 untuk 3 buah Martabak Piring Tipis, 3 buah Martabak Piring Tebal

Tidak seharusnya kami merasa letih karena sepanjang hari kami hanya makan dan tidak melakukan apa-apa, namun kami merasa lelah dan akhirnya pergi tidur setelah mandi & bercakap cakap sebentar.

img_4906

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s