Saturday Diary · Uncategorized

Melewati Kampung Siantar dan Merapat ke Danau Toba

Hari-2 | #tujuhgoestomedan terbentuk pagi itu, dengan kedatangan MH dan MP di Kualanamu kami langsung melaju ke Parapat, Toba. Tangki perut kami diisi dengan Bakmi Goreng Rumahan yang disiapkan oleh Mama S. 🙂 Yay!

img_5029
Menunggu MAP mendarat dari Jakarta

Harga Bensin: IDR 340000

Kami sempat nyasar setelah melewati Tebing Tinggi sampai akhirnya S dan MH berhasil menemukan jalan yang tepat menuju Siantar. Sesampainya kami di Siantar, kami langsung menuju Rumah Makan Sibolga Nauli untuk mengisi tangki perut kami, dan memesan bistik babi, capcay dan udang tauco. Tidak diragukan lagi, semua sayur yang kami pesan memang enak dan membuatku sangat-sangat puas.

img_4927

Harga: IDR 294000 untuk Bistik Babi (IDR 75k), Cap Cai (IDR 50k), Udang Tauco (IDR 85k), Nasi Putih 3 (IDR 18k), Badak 3 (IDR 28k), Jus Kweni 3 (IDR 36k), Teh Manis 1 (IDR 6k)

Roti Srikaya dari Roti Ganda menjadi makanan pencuci mulut sebelum kami beranjak pergi, beberapa dari kami memesan badak (minuman khas anak medan) setelah tidak meminumnya selama sekian tahun. Rasanya tetap enak, root beer khas lokal yang kurindukan.

Harga: Ditanggung Pak RT S.

Mengobrol dan makan memang menjadi bagian terbesar dalam perjalanan kami, episode-episode dari masa kecil, masa sekolah, masa remaja, masa kuliah, masa pacaran, sendiri, berpasangan, makanan dan lainnya diperbincangkan disitu. Saat mencoba kerupuk yang dibawa R dari Padang di mobil, T dan MP langsung sontak bertanya itu kerupuk apa, beli dimana, harga berapa.

dscf9630

Tidak lama kemudian (mungkin satu jam kemudian setelah melewati perkebunan kelapa sawit?), kami mendapati pemandangan danau Toba dari jendela mobil. S pun memarkir mobilnya di tepi jalan dan kami berbondong bondong keluar bagaikan anak-anak kampung yang baru saja menginjakkan kaki ke kota besar untuk pertama kalinya.

dscf9695

dscf9700

Aku suka ciptaan Tuhan yang ini, meski kaki diserbu oleh nyamuk nyamuk kelaparan dan menyebabkan belasan bentol di sepanjang kakiku dan kaki S ~ terus saja  aku berfoto bersama-nya. Selesai mengambil puluhan foto lewat selfie, wefie, self-timer kami pun beranjak dari tempat ini.

dscf9656

img_20170209_182016_hdr

Kami tiba di Hotel Inna, Parapat, pada sore hari sekitar pukul empat. Langit masih terang, namun setelah menaruh barang-barang kami di kamar hotel, kami tetap enggan untuk mencoba aktivitas air seperti berenang, banana boat dan lainnya. Hanya R saja yang bersemangat nyemplung sementara sisanya hanya merendam kaki di sana.

img_5016

Harga Hotel:

1 Family Room untuk 5 Orang (IDR 1200000)/malam termasuk breakfast

1-Standard Room untuk 2 Orang (IDR 844000)/malam termasuk breakfast

dscf9762

Langit perlahan pahan berubah warna karena matahari mulai turun, menorehkan garis garis merah muda yang cantik. T langsung mengambil kameranya dan menjepret R yang sedang bermain air danau, kami yang sedang barpose, dan foto wefie.

img_5013

Saat langit mulai gelap, kami pun pergi mencari makan sambil berjalan kaki dan menjatuhkan pilihan pada Rumah Makan Hongkong yang letaknya tidak jauh dari hotel tempat kami menginap.

dscf9820

Mataku berbinar binar sewaktu melihat Pu Yung Hai di Buku Menu, sepertinya sudah ribuan tahun lalu sejak aku menyantap Pu Yung Hai. MH memesan babi goreng yang ternyata enak banget, cap cay yang lumayan enak namun tidak seenak RM Sibolga Nauli tadi siang, dan Sop Hup Hiu yang menghangatkan di malam yang dingin dan gelap.

day2-food

Harga: IDR 292000 untuk 1 babi goreng (IDR 70k), 1 capcay goreng (IDR 50k), 1 Fu Yung Hai (IDR 60k), 1 Hupio Kuah (IDR 70k), 4 Nasi Putih (IDR 30k), 1 Teh Manis Hangat (IDR 5k), 2 Es Teh Tawar (IDR 7k).

dscf9802

Sebelum kembali ke kamar hotel, kami mampir ke warung terdekat untuk membeli bir, kartu remi dan susu beruang. MP dan MH yang letih karena pesawat yang terlalu pagi memilih untuk tidur sehingga hanya tinggal kami berlima yang terjaga malam itu. Episode selanjutnya pada malam itu mengingatkanku pada masa-masa kuliah saat aku bersama teman-teman kuliahku saling bercerita sambil bermain kartu dan ngemil (ketika kami berlibur akhir pekan di puncak/bandung).

dscf9763

Harga: IDR 191105 untuk membeli sekardus air putih, pop mie dan makanan ringan diperjalanan dari Medan ke Toba. 

dscf9766

Mengenal satu sama lain selangkah lebih dalam, setelah menghabiskan waktu dalam kesenangan (makan dan makan). 🙂

dscf9701

Pre:

Aku yang biasanya tertidur di mobil justru terjaga sepanjang perjalanan. Ada beberapa hal yang hendak kucapai, seperti bercerita dengan teman-teman lama yang sudah lama tidak kujumpai dan juga melihat kota tempat ayahku lahir dan dibesarkan, Siantar.

Akupun mendapatkan dua pengetahuan baru soal rute menempuh Toba dari kota medan:

  1. Rute Medan > Kualanamu > Tebing Tinggi > Pematang Siantar > Parapat Toba > Pulau Samosir
  2. Rute Medan > Brastagi > Air Terjun Sipiso Piso > Pulau Samosir > Parapat Toba
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s